Total Tayangan Halaman

Senin, 12 Desember 2011

Resume KSI 11

Computer waste and mistakes
·         Computer waste
-          Inappropriate use of computer technology and resources
·         Computer-related mistakes
-          Errors, failures, and other computer problems that make computer output incorrect or not useful
-          Caused mostly by human error
Computer waste
·         Cause: imporer management of information systems and resources
-          Discarding old software and computer systems when they still have value
-          Building and maintaining complex systems that are never used to their fullest extent
-          Using corporate time and technology for personal use
-          Spam


Computer-related mistakes
·         Common causes
-          Failure by users to follow proper procedures
-          Unclear axpectations and a lack of feedback
-          Program development that contains error
-          Incorrect data entry by data-entry clerk

Resume KSI 9

Components of IT Management:
o   CEO & CIO
o   CIO %CTO
o   CIO & IT Manager
Major components of business/IT planning:
1.      Strategic development
2.      Resource management
3.      Technology architecture
The IT architecture is a conceptual design that includes these major components:
1.      Technology platform
2.      Data resources
3.      Applicaton architecture
4.      IT organization
Managing IS operations
·         IS operations management
-          Concered with the use of hardware, software, network, and personel resources in data centers
·         Operational activities that must be managed
-          Computer system operations
-          Network management
-          Production control
-          Production support
Other IT positions:
1.      E-commerce architect
2.      Systems analyst
3.      Technical team leader
4.      Chief secuity officer

Failures in IT management
1.      IT not used effectively:
-          Computerizing traditional business process instead of developing innovative e-business process
2.      IT not used efficiently:
-          Poor response times
-          Frequent downtime
-          Poorly managed application development
IT govermance approaches
·         Control objective for information and Technology (COBIT)
-          Framework for IT management
-          Set of generally accepted measures, indicator, processes, and beat practices
·         Covers four domains
-          Planning and organization
-          Aquisition and implementation
-          Delivery and support

Resume KSI 8

Sistem informasi dibagi menjadi :
1.      Information system planning: translating strategic and organizational goals into systems development initiatives
2.      Aligning organizational goals and IS goals
3.      Developing a competitive adventage

Establishing objectives for systems development
1.      Overall objective of systems development: achieve business goals, not technical goals
2.      Critical success factors (CSFs)
3.      Goals defined for an organization also define objective

Establishing objective for systems development
1.      Performance objective
2.      Cost objective

Systems analysis and design
1.      SA & D
2.      Two most common approaches to SA & D
Systems investigation stage
1.      How we havebussiness opportunities?
2.      What areour bussiness priorities?
3.      How can informationtechnologies provide information system solution that addressour bussiness priorities?
Feasibility study
A preliminary study where?
a.       The information needsof prospactive users
b.      The resource requirements, cost, benefits
c.       And feasibilityof a proposed project
Are determined
Macam-macam studi kelayakan
·         Operational feasibility
·         Economic feasibility
·         Technical feasibility
·         Human factors feasibility
·         Legal/Political feasibility
Operational feasibility
·         Supports the business priorities of the organization
·         Solves the identified problem
·         Fits within the existing organizational structure

Schedule feasibility – can we solve the problem in a reasonable period
Economic feasibility
¨      Assests
1.      Cost savings
2.      Increase revenue
3.      Decreased investment requirements
4.      Increased profits
¨      Cost/benefit analysis
Cost/benefit analysis
¨      Tangible costs and benefits can be quantified with a degree of certainy
-          Example: decrease in opening costs
¨      Intangible costs and benefits are harder to estimate
-          Example: improved customer service
Tecnical feasibility
·         Determine if reliable hardware and software capable of meeting the needs of a proposed system can be acquired or developed by the business in the required time
-          Hardware
-          Software
-          Network
Human factord feasibility
·         Assets
-          Employee, customer, supplier acceptance
-          Management support
-          The right people for the various new or revised roles
Legal/political feasibility
·         Assets
-          Possible patent or copyright violations
-          Software licensing for developer side only
-          Govermental restrictions
-          Changes to existing reporting structure
System analysis
·         An in-depth study of end user information needs
·         That produces functional requirements that are used as the basis for the design of a new information system


Senin, 17 Oktober 2011

Resume KSI Pertemuan ke 5 dan 6

     Pada pertemuan ke 5 Bu Tyas menjelaskan tentang E-bisnis dan E-Commerce. pertama kita di jelaskan tentang apa itu E-bisnis dan apa itu E-commerce. E-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dapat diaplikasikan hampir di setiap jenis hubungan bisnis. E-commerce adalah usaha untuk penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, atau jaringan komputer lainnya.
E-bisnis adalah penggunaan IT dan komputer yang dilakukan oleh organisasi, individu untuk menjalankan dan mengolah proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan berupa keamanan, integrasi dan tingkat produktivitas. contoh dari e-bisnis adalah penyediaan berita dan distribusinya melalui media cetak dan juga internet. 
adapun perbedaan dari E-bisnis dan E-commerce adalah E-Commerce bagian dari E-Bisnis. Bagian yang satu adalah konsep yang sangat luas, sedang satunya hanya satu bagian kecil dari itu.
     Pada pertemuan ke 6 beliau menjelaskan tentang Sistem Pengambilan Keputusan (DSS).  bagian dari sistem informasi berbasis komputer yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Tahap-tahap sistem pengambilan keputusan adalah :

  • Definisi masalah
  • Pengumpulan data atau elemen informasi yang relevan
  • pengolahan data menjadi informasi baik dalam bentuk laporan grafik maupun tulisan
  • menentukan alternatif-alternatif solusi 
Tujuan sistem pengambilan keputusan adalah :
1. Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
2. Mendukung manajer dalam mengambil keputusan
3. Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan

Jumat, 14 Oktober 2011

RESUME PERISAN 8 OKTOBER 2011 NAPZA (NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, ZAT ADITIF)


Pada pertemuan perisan kali ini akan membahas tentang pencegahan dan penyembuhan atau penyuluhan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif) yang akan dibahas oleh organisasi GRANAT (Gerakan National Anti Narkoba). Disini kita dapat mengenal apa itu definisi dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif diantara lain :
·     - Narkotika
Zat dari tanaman/bukan tanaman sintetis atau semi sintetis yang dapat menurunkan angka kesadaran
Contoh : obat, kokain, dan ganja.
- Psikotropika
Zat atau obat, alamiah maupun sintetis, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang disebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku
Contoh : sabu, ekstasi, dan amfetamin
·       - Zat Aditif
Bahan yang bukan narkotika maupun psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan
Contoh: alkohol, kafein, nikotin, tinner, bensin, dan spiritus

            Adapun efek ganja yang dimana dapat membuat orang kehilangan konsentrasi, denyut jantung menjadi cepat, kehilangan keseimbangan, rasa gelisah dan panik, depresi kebingungan, dan halusinasi yang tinggi. Adapula efek dari memakai sabu-sabu atau yang disebut dengan (kristal/ubas/glass/ice) yaitu membuat nyawa melayang, membuat wajah jadi rusak, gigi bisa bolong, dan hal-hal negatif lainnya.
           
            Perokok aktif mempunyai pengertian orang yang melakukan langsung aktivitas merokok dalam arti mengisap batang rokok yang telah dibakar. Sedang perokok pasif adalah seseorang yang tidak melakukan aktivitas merokok secara langsung, akan tetapi ia ikut menghirup asap yang dikeluarkan oleh perokok aktif. Resiko kesehatan perokok pasif sebenarnya justru kuat dibandingkan dengan perokok aktif, maksudnya daya tahan perokok pasif lebih rendah terutama terhadap asap rokok. Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karton mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotin (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas.
1.     1.  CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :
-          Gelisah, tangan gemetar (tremor)
-          Cita rasa / selera makan berkurang
-          Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya
2.     2. Tar dan asap rokok
Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :
-          Batuk-batuk atau sesak napas
-        Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas, lidah atau bibir
3.    3.   Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :
-          Jantung berdebar-debar
-          Meningkatkan tekanan darah serta kadar kolesterol dalam darah
4.     4. Gas CO (Karbon Mono Oksida)
Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah. Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen. Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan CO. Pada seorang perokok tidak akan sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.

Minggu, 25 September 2011

25 september 2011

Page yg indah untuk memulai aktivitas. trima kasih Tuhan Engkau masih memberikan nafas hidup bagiku sampai saat ini. Engkau yang tau apa yang aku perlukan. Aku akan slalu mengucap syukur dengan apa yang Engkau berikan. sgala permasalahan harus ku hadapi, aku harus kuat karena aku percaya tangan Tuhan slalu menopangku,kapanpun aku butuh Engkau slalu ada, THANK GOD,,,,

Rabu, 21 September 2011

Tugas Manajemen Umum

Analisis Peningkatan Jumlah Pelanggan di PT.PLN ( Persero ) Area Pelayanan Jaringan Malang.


pembangunan sumber daya manusia pada hakekatnya merupakan upaya penyempurnaan, pendayaan dan pembinaan ke seluruh unsur sistem pengelolaan sumber daya manusia. Sumber daya manusia diharapkan memiliki disiplin, kemampuan profesional, wawasan pembangunan dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.


Adapun yang menjadi tujuan dari pengembangan terhadap sumber daya manusia itu sebagai berikut :
  1.  Diarahkan untuk menjamin penyelenggaraan tugas-tugas dan meningkatkan kemampuan secara berdaya guna dan berhasil.
  2. Meningkatkan mutu, ketrampilan serta memupuk kegairahan kerja.
  3. Diarahkan menuju terwujudnya komposisi sumber daya manusia dalam perusahaan, baik dalam jumlah atau mutu yang memadai, serasi dan harmonis.
Proses pengembangan sumber daya manusia adalah suatu kondisi yang harus ada dan terjadi di suatu perusahaan. Namun demikian dalam pelaksanaannya pengembangan sumber daya manusia ini perlu mempertimbangkan faktor internal dan faktor eksternalnya.

Faktor-faktor internalnya adalah :
  1. Misi dan tujuan perusahaan
  2. Strategi mencapai tujuan perusahaan
  3. Sifat dan jenis kegiatan
  4. Jenis teknologi yang digunakan
Sedangkan faktor-faktor eksternalnya adalah :
  1. Kebijaksanaan Pemerintah
  2. Sosial-Budaya Masyarakat
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi . Dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan perusahaan inilah, maka menjadi suatu kewajiban bagi perusahaan untuk membina karyawannya agar dapat memperbaiki kualitas dan meningkatkan prestasi karyawan. Secara tidak langsung maka perusahaan akan memberikan kesempatan pada karyawannya untuk mengembangkan kompotensinya. karyawan yang terlatih sangat dibutuhkan oleh perusahaan yaitu karyawan yang trampil,mandiri,profesional,disiplin serta menghargai waktu.
 Dewasa ini sektor jasa mulai memegang peranan penting dalam perekonomian dunia,di banyak negara hampir 70% dari total angkatan kerjanya menekuni sektor ini. Salah satunya adalah sektor kelistrikan. Agara jumlah pelanggan meningkat, maka diperlukan suatu pengelolaan yang baik dan teliti terhadap sumber daya manusia. Faktor yang cukup dominan berpengaruh adalah lingkungan kerja. Dengan fasilitas dan lingkungan kerja yang nyaman maka karyawan akan lebih bersemangat dalam bekerja sehingga akan meningkatkan pula kualitas karyawan itu sendiri. Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh bagi karyawan untuk meningkatakan jumlah pelanggan adalah gaji, tingkat pelatihan dan masa kerja.

Salah satu instrumen dalam pengembangan sumber daya manusia adalah melalui pelatihan ini tujuan yang hendak dicapai pada dasarnya adalah peningkatan kemampuan dan kemauan. Kesamaan pola pikir yang dinamis dan bernalar agar memiliki wawasan yang komprehensif, memantapkan semangat, pengabdian, meningkatkan keahlian serta membentuk sedini mungkin kepribadian karyawan. Dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan organisasi inilah , maka menjadi suatu kewajiban bagi suatu perusahaan untuk membina karyawannya dalam segi keahlian sehingga dapat memperbaiki kualitas dan meningkatkan prestasi karyawan. Melalui pembinaan tersebut maka organisasi secara tidak langsung akan memberikan kesempatan pada karyawannya untuk mengembangkan kompetensinya, sehingga karyawan yang terlatih akan sesuai dengan kebutuhan organisasi yaitu karyawan yang mandiri, terampil, profesional, disiplin serta menghargai waktu.

Sektor kelistrikan seperti halnya sektor-sektor jasa yang lain, dituntut untuk dapat meningkatkan pelayanan kerja yang baik dimata masyarakat dalam menjalankan operasionalnya. Oleh karena itu penelitian ini akan meneliti peranan PT. PLN (Persero) APJ Malang dalam meningkatkan jumlah pelanggan.

Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui peranan perusahaan dalam meningkatkan jumlah pelanggan. Karena diharapkan akan mendorong karyawan agar mempunyai etos dan semangat kerja yang tinggi sehingga mampu meningkatkan kualitas kerjanya.

Peningkatan kualitas karyawan secara langsung akan berpengaruh pada kemajuan dan keberhasilan perusahaan. Tetapi seperti halnya perusahaan PT. PLN (Persero) APJ Malang menghadapi masalah dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dalam hal ini pelaksanaan program peningkatan kinerja karyawan kurang optimal.